Petugas padamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kota Batam, Kepulauan Riau, Kamis (17/9/2026). (Foto: AlurNews) AlurNews.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di sejumlah wilayah Kota Batam, Kepulauan Riau, Kamis (17/9/2026). Tim gabungan harus berjibaku hingga malam untuk memadamkan titik api yang muncul di kawasan Sembulang, Kecamatan Galang, dan Tembesi Lama, Kecamatan Sagulung.
Kanit Reskrim Polsek Galang, Iptu Doni menjelaskan peristiwa awalnya terjadi di kawasan hutan Sembulang Hulu, Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, api dilaporkan muncul sekitar pukul 19.00 WIB. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare.
Mendapat laporan dari masyarakat, personel Polsek Galang langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Pemadam Kebakaran Kota Batam serta Manggala Agni.
“Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.50 WIB,” jelasnya, Jumat (18/9/2026).
Setelah kondisi dinyatakan aman, petugas melakukan pendataan saksi dan dokumentasi lokasi sebagai bagian dari penyelidikan awal untuk mengetahui penyebab kebakaran.
Penanganan karhutla juga berlangsung di wilayah Tembesi Lama, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung.
Pemantauan di lokasi dilakukan sejak pukul 06.30 WIB hingga malam. Petugas masih menemukan bara api dan kepulan asap di sejumlah titik sehingga proses pemadaman dilakukan secara berkelanjutan.
Kapolsek Sagulung Iptu Husnul Afkar memimpin langsung penanganan tersebut bersama Kanit Intelkam Polsek Sagulung Ipda Masri.
Tim gabungan melibatkan personel Dit Samapta Polda Kepri, Koramil 02 Sekupang, KLHK, Pemadam Kebakaran Pemko Batam, Batara Biru Polsek Sagulung, piket IK, dan personel Polsek Sagulung.
“Medan yang sulit dijangkau serta keterbatasan sumber air menjadi salah satu kendala dalam proses pemadaman,” jelasnya.
Dari hasil pemantauan, terdapat tiga titik kebakaran yang menjadi perhatian petugas. Titik di Tembesi Lama berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.30 WIB.
“Namun, dua titik lain di sekitar Muka Kuning (Dormitori) dan Mangsang, Kecamatan Sei Beduk, masih terpantau memiliki nyala api,” ujarnya. (Nando)

3 hours ago
2

















































