Pemprov Kepri Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan RSUD RAT

19 hours ago 12
Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat mengikuti wawancara dengan KARS, Selasa (8/9/2026). Foto: Diskominfo Kepri

AlurNews.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien di RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang. Upaya itu dilakukan melalui pembenahan fasilitas, pengawasan pembangunan, hingga penguatan sumber daya manusia kesehatan.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan hal itu seusai mengikuti wawancara dengan tim Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS), Selasa (8/9/2026). Wawancara tersebut merupakan bagian dari proses survei akreditasi yang turut menilai dukungan pemerintah daerah terhadap rumah sakit.

Ansar mengatakan RSUD RAT saat ini berstatus paripurna. Namun, sistem penilaian akreditasi yang semakin ketat membuat predikat tersebut harus dipertahankan dengan peningkatan layanan.

Baca Juga: Ansar Dorong RSUD RAT Terapkan Tarif Layanan yang Lebih Adil

“Rumah sakit ini saat berstatus paripurna. Kami lihat apakah paripurnanya masih bisa dipertahankan atau tidak,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Pemprov Kepri.

Menurut Ansar, pembenahan RSUD RAT menjadi kebutuhan penting agar kualitas layanan terus meningkat.

“Sistem penilaiannya sekarang jauh lebih berat. Kemungkinan akan tereduksi banyak sekali rumah sakit dari status-status saat ini. Kita berusaha semaksimal mungkin memberikan penjelasan terhadap apa-apa yang kita lakukan secara realita, yang mudah-mudahan kita tetap paripurna,” katanya.

Pemprov Kepri juga tengah merevitalisasi sejumlah fasilitas RSUD RAT, termasuk pembangunan gedung poliklinik baru.

“Kita memang tidak bisa mempertahankan rumah sakit kita dengan kondisi seperti ini,” ucap Ansar.

Ia meminta pihak rumah sakit mengawasi pembangunan secara ketat agar pekerjaan kontraktor berjalan maksimal.

“Uangnya tidak kecil, tidak sedikit, hasilnya mesti maksimal,” tegasnya.

Pemprov Kepri juga menyiapkan tambahan lahan parkir sekitar satu hektare untuk mendukung kebutuhan RSUD RAT.

“Tambahan lahan parkir di belakang, hanya satu hektare, akan segera kita ganti rugi nanti. Nilainya nanti kita tunggu,” kata Ansar.

Ia menargetkan perubahan fasilitas dan pelayanan rumah sakit milik Pemprov Kepri dapat terlihat secara bertahap.

Ansar juga menyoroti meningkatnya jumlah pasien di rumah sakit pemerintah. Menurutnya, kondisi tersebut perlu dilihat dari dua kemungkinan, yakni meningkatnya kepercayaan masyarakat atau bertambahnya angka kesakitan.

“Kalau pasien semakin banyak, apakah itu tanda-tanda kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit provinsi lebih baik, atau memang orang yang sakit lebih banyak sekarang. Dua itu treatment-nya mesti berbeda,” jelasnya.

Jika peningkatan pasien disebabkan semakin banyak masyarakat yang sakit, kata Ansar, program promotif dan preventif harus diperkuat.

“Kalau semakin banyak orang sakit, berarti program promosi kesehatan yang kita galakkan harus ditingkatkan lagi,” katanya.

Di sisi lain, Pemprov Kepri terus menyiapkan tenaga dokter melalui program pendidikan. Ansar menyebut dokter yang saat ini disekolahkan ditargetkan kembali bertugas dalam sekitar empat tahun.

“Semua dokter yang kita butuhkan, baik spesialis maupun subspesialis, mudah-mudahan tersedia cukup nanti,” tuturnya. (red)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |