Efisiensi Anggaran, Pemko Tanjungpinang Belum Tambah WiFi Publik

10 hours ago 8
SPMB TanjungpinangKepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto. Foto: Tanjungpinang.go.id

AlurNews.com – Pemerintah Kota Tanjungpinang belum menambah titik layanan WiFi publik sepanjang 2026 karena terdampak kebijakan efisiensi anggaran.

Meski demikian, seluruh fasilitas WiFi gratis yang telah tersedia dipastikan tetap beroperasi untuk melayani masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tanjungpinang, Teguh Susanto, mengatakan hingga saat ini tidak ada penambahan maupun pengurangan titik WiFi publik.

Baca Juga: Diskominfo Tanjungpinang Sediakan Akses Internet Gratis di 46 Titik Publik

Sebanyak 48 titik layanan masih aktif dan dapat dimanfaatkan warga di berbagai ruang publik.

“Belum ada penambahan karena efisiensi anggaran, tetapi juga tidak ada pengurangan. Sebanyak 48 titik WiFi publik tetap beroperasi,” kata Teguh, Senin (27/7/2026).

Puluhan titik WiFi tersebut tersebar di sejumlah lokasi strategis, seperti Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Taman Laman Bunda, Taman Batu 10, Taman Revolusi Mental, Taman Anjung Cahaya, Balai Penyuluhan KB Madong, halaman Kantor Kelurahan Senggarang, serta sejumlah fasilitas publik lainnya.

Teguh juga menanggapi keluhan masyarakat terkait koneksi WiFi di kawasan Lapangan Pamedan Ahmad Yani yang dinilai lambat. Setelah dilakukan pemeriksaan, pihaknya memastikan jaringan berfungsi normal.

“Hasil pengecekan tim di lapangan jaringan tidak bermasalah. Setelah kami konfirmasi, ternyata pengguna mengakses WiFi dari lokasi yang berada di luar jangkauan sinyal,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Pemko Tanjungpinang.

Ia menjelaskan, layanan WiFi publik menggunakan penyedia jasa internet lokal. Anggaran sekitar Rp200 juta dialokasikan untuk mendukung layanan internet di perangkat daerah, puskesmas, sekolah, serta fasilitas WiFi publik.

Meski belum dapat memperluas jangkauan layanan akibat keterbatasan anggaran, Kominfo memastikan kualitas layanan pada titik-titik yang telah tersedia tetap menjadi perhatian agar masyarakat dapat memanfaatkannya secara optimal.

Teguh pun mengajak masyarakat menggunakan fasilitas WiFi publik secara bertanggung jawab dan untuk kegiatan yang produktif.

“WiFi publik terbuka untuk siapa saja. Tinggal bagaimana penggunanya memanfaatkan fasilitas itu, apakah untuk hal yang positif atau sebaliknya,” kata dia. (red)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |