Kelistrikan di Karimun Tahap Pembenahan, Bupati Ajak Masyarakat Bersabar

15 hours ago 12
Pembenahan Kelistrikan di KarimunBupati Karimun, Iskandarsyah. Foto: AlurNews.com

AlurNews.com – Dalam beberapa hari terakhir, wilayah Karimun mengalami pemadaman listrik bergilir. Hal ini juga dikeluhkan oleh masyarakat.

Diketahui, kondisi tersebut terjadi akibat adanya gangguan pada mesin pembangkit listrik PLTU sehingga daya tampung tidak memadai hingga berujung pemadaman.

Per hari ini, kondisi PLTU masih dalam upaya perbaikan sehingga pemadaman bergilir tidak dapat dihindari akibat kurangnya pasokan listrik.

Baca Juga: Tekan Beban Biaya Listrik, Disperkim Karimun Bakal Ubah PJU ke Lampu LED

Bupati Karimun, Iskandarsyah mengajak masyarakat untuk bersabar terkait kondisi kelistrikan di Karimun saat ini, terlebih dengan adanya pemadaman bergilir yang dilakukan oleh manajemen PLN.

‎”Menurut informasi yang kami terima ada gangguan di mesin pembangkit PLTU, sehingga perlu dilakukan perbaikan dan berakibat terjadi pemadaman listrik bergilir,” jelas Bupati, Senin (20/7/2026).

‎Kendati demikian, Iskandarsyah memastikan bahwa kondisi ini tidak akan berlangsung lama lantaran terdapat penambahan atau pemasangan mesin PLTD sebanyak 6 MegaWatt (MW) di akhir bulan Juli 2026.

“Kita minta masyarakat untuk sedikit bersabar, kami terus melakukan koordinasi dengan pihak PLN, mudah-mudahan mesin itu sudah terpasang minggu depan,” ujarnya.

Ia menyadari dengan adanya pemadaman listrik, akan berdampak ke masyarakat terutama bagi pelaku UMKM.

“Untuk itu kami pemerintah daerah tetap terus berkomitmen untuk memastikan kehandalan daya listrik di Karimun. Dan Insyallah kondisi kelistrikan kita akan kembali normal, di samping adanya tambahan mesin PLTD, ada rencana pembangunan PLTS oleh PLTU yang tentunya menambah daya,” terangnya.

Sementara itu, Manager UP PLTU Karimun, Riki Adityawarman menyampaikan bahwa pihaknya terus berusaha semaksimal mungkin melakukan perbaikan terhadap mesin PLTU yang mengalami kerusakan.

‎”Kita akan usahakan semaksimal mungkin agar dalam tiga hari ke depan mesin PLTU unit 2 selesai diperbaiki dan masuk kembali ke sistem untuk menyuplai kelistrikan,” tuturnya.

Menurut dia, kerusakan PLTU unit 2 terjadi akibat dipaksa hidup demi menjaga pasokan listrik ke masyarakat, walaupun sudah masuk ke masa pemeliharaan. (Andre)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |