AlurNews.com – Pemerintah Kota Batam menyiapkan total hadiah Rp82 juta untuk peserta Pawai Kendaraan Hias dalam rangka Pawai Pembangunan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
Pawai yang digelar pada Minggu, 9 Agustus 2026 itu diharapkan menjadi ajang kreativitas sekaligus memperkuat semangat nasionalisme dan kebersamaan masyarakat.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan momentum ini menjadi ajang untuk memperkuat rasa cinta tanah air sekaligus menunjukkan semangat gotong royong dan kemajuan Batam.
Baca Juga: Rayakan HUT ke-80 RI, Pemko Batam menggelar Pawai Pembangunan 2025
“Kami mengajak seluruh masyarakat, instansi pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan berbagai komunitas untuk bersama-sama menyukseskan pawai pembangunan ini,” ujar Amsakar, Jumat (24/7/2026), dikutip dari Media Center Pemko Batam.
Pawai Pembangunan akan dipusatkan di Dataran Engku Hamidah, Batam Centre, mulai pukul 07.30 WIB. Kegiatan terbagi dalam dua kategori, yakni Pawai Budaya dan Pawai Kendaraan Hias.
Pada kategori kendaraan hias, panitia menyediakan hadiah Rp25 juta untuk juara pertama, Rp22 juta bagi juara kedua, Rp20 juta untuk juara ketiga, dan Rp15 juta bagi juara keempat. Pajak hadiah ditanggung oleh masing-masing pemenang.
Menurut Amsakar, pawai pembangunan bukan sekadar perayaan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi masyarakat untuk menampilkan kreativitas sekaligus mendukung pembangunan Kota Batam.
Pemerintah Kota Batam mengundang Forkopimda, perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN, BUMD, kawasan industri, perusahaan, sekolah, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum untuk ikut ambil bagian.
Peserta kendaraan hias diwajibkan menggunakan mobil pikap atau lori dengan maksimal enam roda yang layak jalan. Kendaraan memiliki tinggi maksimal empat meter dengan jarak minimal 50 sentimeter dari permukaan jalan.
Selain menampilkan logo dan slogan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, setiap kendaraan juga harus mencantumkan identitas instansi atau kelompok peserta. Setiap tim terdiri atas tujuh hingga 10 orang.
Panitia akan menilai kendaraan berdasarkan estetika, ketertiban peserta selama mengikuti pawai, serta kesesuaian dengan persyaratan teknis yang telah ditetapkan. Dekorasi kendaraan juga harus tetap memperhatikan aspek keselamatan dan tidak mengganggu pandangan pengemudi maupun fungsi kendaraan.
Pawai Budaya akan mengambil rute dari RM Dendeng Batokok menuju Dataran Engku Hamidah. Sementara Pawai Kendaraan Hias dimulai dan berakhir di Dataran Engku Hamidah dengan melintasi kawasan Pollux Habibie Batam (Meisterstadt), Simpang K-Square, hingga Flyover Laluan Madani.
Pendaftaran peserta dibuka secara daring melalui tautan https://bit.ly/pawaipembangunanHUTRI81 dan akan ditutup pada 6 Agustus 2026. (red)

10 hours ago
5


















































