Pemkab Karimun Lanjutkan Proyek Jalan Lingkar Coastal Area

15 hours ago 12
Dinas PUPR Karimun melanjutkan proyek strategis jalan lingkar di Kawasan Coastal Area. Foto: AlurNews.com

AlurNews.com – Pemerintah Kabupaten Karimun melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berkomitmen untuk melanjutkan proyek strategis jalan lingkar di kawasan Coastal Area.

Diketahui, kelanjutan proyek tersebut akan menghubungkan akses jalan dari Jembatan Sanur menuju Bandara Raja Haji Abdullah (RHA). Dengan total anggaran mencapai Rp9,5 miliar.

Kepala Dinas PUPR Karimun, Raja Machrizal menjelaskan, proyek jalan sepanjang 1.375 meter itu dibangun dalam rangka strategis konektivitas antar wilayah.

Baca Juga: Gaduh Soal Tiang Listrik di Coastal Area, Anggota DPRD Karimun Sebut Ganggu Estetika Kota

“Ini salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam membangun konektivitas antar wilayah, kita sama-sama tahu bahwa kelanjutan akses jalan ini akan menjadi pusat pergerakan ekonomi ke depan,” ungkapnya, Senin (20/7/2026).

Ia mengatakan apabila akses jalan tersebut terhubung, maka terdapat sejumlah potensi pergerakan perekonomian seperti akses jalan ke kampung nelayan, pusat wisata kuliner hingga peluang investasi baru.

Sementara itu, Bupati Karimun, Iskandarsyah mengatakan, bahwa akses jalan yang akan dibangun di Coastal Area mampu menjadi gerbang baru perputaran ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Tebing.

‎”Kita sudah siapkan plan ke depan, untuk Kecamatan Tebing akan kami bangun pusat pergerakan perekonomian baru seperti kawasan wisata kuliner yang unik, indah dan menarik untuk dikunjungi,” sebutnya.

‎Lebih lanjutnya lagi, saat ini geliat perekonomian di Karimun sedang menunjukkan tren yang baik, hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya investasi yang masuk.

‎”Kami juga ada rencana kerjasama dengan PT Timah untuk pertumbuhan ekonomi, pengembangan kawasan perdagangan bebas dan ada juga rencana investasi senilai Rp360 triliun. Jika ini terealisasi akan menyerap tenaga kerja sebanyak 50 ribu orang,” terangnya.

Dirinya berharap, rencana-rencana strategis yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat ini mendapat dukungan oleh seluruh pihak.

‎”Kami selalu dengan tangan terbuka menerima masukan dan kritikan dari masyarakat selama data dan bukti yang konkret, mari sama-sama kita awasi proyek ini,” ungkapnya.

Untuk tahap pertama, pengerjaan pengaspalan akan dilakukan sepanjang 336 meter. Kegiatan pembangunan jalan tersebut diperkirakan akan memakan waktu sekitar 150 hari kerja. (Andre)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |