Wako Batam Open Karate Championship II 2026, Ajang Lahirkan Atlet Berprestasi

17 hours ago 6
Karate Championship 2026Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyalami para atlet saat pembukaan Wali Kota Batam Open Karate Championship II Tahun 2026 di Nagoya Citywalk, Lubukbaja, Sabtu (1/8/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

AlurNews.com – Wali Kota Batam Open Karate Championship II Tahun 2026 resmi digelar sebagai ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet karate yang diproyeksikan mampu bersaing hingga tingkat nasional dan internasional.

Kejuaraan yang berlangsung di Nagoya Citywalk, Lubukbaja, Sabtu (1/8/2026), dibuka langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan kompetisi yang digelar secara berkelanjutan menjadi salah satu fondasi penting dalam mencetak atlet berprestasi. Karena itu, ia mengapresiasi konsistensi Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Provinsi Kepulauan Riau dan FORKI Kota Batam yang kembali menggelar kejuaraan tersebut untuk kedua kalinya.

Baca Juga: Ikuti Kejuaraan Karate di 3 Negara, R Naina Arzeti Siap Harumkan Daerah

“Atas nama Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, saya menyampaikan apresiasi kepada FORKI Kepri dan FORKI Kota Batam. Kejuaraan ini mampu diselenggarakan secara konsisten hingga tahun kedua, dan itu merupakan langkah positif bagi pembinaan atlet,” ujar Amsakar, dilansir dari Media Center Pemko Batam.

Menurutnya, prestasi olahraga tidak dapat diraih secara instan. Pembinaan atlet harus ditopang oleh empat pilar utama, yakni kompetisi yang berkesinambungan, program latihan yang terukur, tata kelola organisasi yang profesional, serta pelatih yang mampu menciptakan iklim latihan yang kondusif.

Amsakar menilai keempat aspek tersebut saling melengkapi dalam membentuk kemampuan teknik, mental bertanding, hingga karakter atlet. Tanpa kompetisi yang rutin, proses latihan tidak akan memberikan hasil yang maksimal.

“Semua elemen harus bekerja bersama. Jika kompetisi terus dilaksanakan secara berkesinambungan, insyaallah akan lahir atlet-atlet yang siap bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” tegasnya.

Selain menekankan pentingnya pembinaan, Amsakar juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat agar menjaga integritas selama pertandingan berlangsung. Wasit dan juri diminta memimpin pertandingan secara objektif dan adil, sementara atlet diharapkan menjunjung tinggi sportivitas.

“Menjadi juara memang penting, tetapi yang lebih penting adalah membangun karakter dan kebersamaan. Nilai-nilai sportivitas dalam karate harus terus dijaga sebagai bagian dari upaya membangun Kota Batam yang kita cintai,” katanya.

Pembukaan Wali Kota Batam Open Karate Championship II 2026 ditandai dengan pemukulan gong oleh Amsakar Achmad.

Pemerintah Kota Batam berharap kejuaraan ini menjadi agenda rutin yang mampu melahirkan lebih banyak karateka berprestasi sekaligus membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan berjiwa sportif. (red)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |