Lomba Mewarnai Tema Raya Semarakkan Batam Idul Fitri Food and Art Fest

17 hours ago 8
lomba mewarnai tema rayaLoma mewarnai menyemarakkan Batam Idul Fitri Food and Art Fest, Sabtu (28/3/2026). Foto: Disbudpar Batam

AlurNews.com – Lomba mewarnai bertema Hari Raya menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang memeriahkan Batam Idul Fitri Food and Art Fest #01 di K Square Mall Batam. Kegiatan ini digelar pada Sabtu (28/3/2026) dan diikuti puluhan anak dari berbagai sekolah.

Memasuki pekan kedua pelaksanaan, lomba ini menghadirkan suasana kompetisi yang meriah sekaligus edukatif. Para peserta menampilkan kreativitas melalui ragam warna dengan tema Lebaran, seperti gambar masjid, anak-anak berbaju muslim, hingga ornamen ketupat.

Salah satu dewan juri, Haryanto dari Komunitas Seni Rupa Batam, menilai kualitas karya peserta cukup baik.

“Hampir semua peserta menampilkan keterampilan mewarnai yang bagus, menguasai teknik, komposisi warna, kebersihan, kreativitas. Karena tema Raya, ada gambar masjid, anak-anak berbaju muslim, dan ornamen ketupat,” ujarnya.

Acara yang dipandu Edo dari Solidaritas Pembawa Acara Batam (SWARA) ini berlangsung lancar dan penuh semangat kompetisi yang positif.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong subsektor ekonomi kreatif, khususnya seni rupa.

“Batam Idul Fitri Food and Art Fest #01 ini sangat menarik karena tujuan pelaksanaan event ini ke depan, di samping merayakan Lebaran, juga dapat memajukan salah satu subsektor ekonomi kreatif yaitu seni rupa,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan pesan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, terkait penguatan Batam sebagai kota wisata melalui prinsip 3A, yakni akses, amenitas, dan atraksi.

“Batam sedang membangun infrastruktur terutama akses jalan, kemudian bersama-sama stakeholder membangun amenitasnya dan hari ini lahir satu event menyambut Lebaran Batam Idul Fitri Food & Art Fest #01,” tambahnya.

Sementara itu, pimpinan Eewah Event Organizer, Athaya Faiz, menjelaskan tema “Alamak Raya Lagi” diangkat untuk menggambarkan suasana menjelang Lebaran.

“Tema untuk pertama kali kegiatan ini dilaksanakan ‘Alamak Raya Lagi’, menggambarkan kekagetan hari raya yang sudah dekat, persiapan belum ada, baju baru juga, termasuk masakan untuk menyambut Lebaran,” ujarnya.

Festival yang berlangsung 21 Maret hingga 3 April 2026 ini juga menghadirkan sekitar 40 tenant kuliner serta berbagai lomba lain seperti merangkai ketupat dan lomba lagu Hari Raya. (red)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |