Ketua IWO Kabupaten Karimun, Rusdianto (kanan), Bendahara IWO Kabupaten Karimun (kiri). (Foto: AlurNews) AlurNews.com – Sejumlah oknum yang mengaku wartawan atau jurnalis diduga melakukan pemerasan terhadap pedagang di Karimun.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, oknum wartawan tersebut mendatangi warung-warung yang memperjual belikan rokok ilegal dan meminta sejumlah uang tunai.
Aksi dugaan pemerasan oleh oknum wartawan itu juga sempat terekam kamera CCTV salah satu warung yang didatanginya di kawasan Bukit Tembak, Kelurahan Sungai Raya, Kecamatan Meral.
Aksi dugaan pemerasan oknum wartawan terekam kamera CCTV di warung kawasan Bukit Tembak, Kelurahan Sungai Raya, Kecamatan Meral. (Foto: AlurNews)Sontak saja, kejadian tak terpuji yang dilakukan oleh sejumlah oknum yang mengaku wartawan ini mendapat respons dan kecaman keras dari berbagai kalangan insan pers, salah satunya Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Karimun.
Ketua IWO Kabupaten Karimun, Rusdianto mengaku perbuatan yang dilakukan para oknum tersebut telah mencoreng citra profesi wartawan serta sangat bertentangan dengan kode etik jurnalistik.
“Kami mengecam keras, karena ini merusak citra wartawan sebagai pilar ke empat demokrasi dan bertentangan dengan kode etik jurnalistik,” ungkapnya, Rabu (4/2/2026).
Rusdi meminta secara tegas kepada Aparat Penegak Hukum (APH) agar dapat segera menindaklanjuti kejadian tersebut, berdasarkan bukti-bukti pendukung seperti rekaman CCTV.
“Kami meminta APH dalam hal ini pihak kepolisian agar menindaklanjuti rekaman CCTV itu, apabila benar terbukti bersalah maka ditindak sesuai undang-undang yang berlaku,” terang dia.
Selain itu, Rusdi juga mengimbau kepada setiap pelaku usaha di Kabupaten Karimun yang pernah menjadi korban dugaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum-oknum tersebut agar membuat laporan secara resmi ke Polisi.
“Untuk para pelaku usaha, pemilik toko ataupun pihak wiraswasta yang menjadi korban segera melaporkan kejadian ini. Hal ini demi mencegah aksi serupa terjadi dan memberikan efek jera bagi oknum-oknum yang mengatasnamakan wartawan,” ujarnya. (Andre)

2 hours ago
3

















































