Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun daerah pemilihan (dapil) 4 melaksanakan reses perdana di tahun 2026 bersama tenaga pendidik, Selasa (27/6/2026) pagi. (Foto: AlurNews)
AlurNews.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karimun daerah pemilihan (dapil) 4 melaksanakan reses perdana di tahun 2026 bersama tenaga pendidik, Selasa (27/6/2026) pagi.
Reses tersebut diikuti sebanyak 11 anggota DPRD Kabupaten Karimun yakni Rodiansyah Fraksi Hanura, Nyimas Novi Ujiani Fraksi PKB, Darmendra Fraksi Gerindra, Febri Hendrita Eka Putri Fraksi PKS, Abdul Razak Fraksi Gerindra.
Lalu ada Komarudin Fraksi PAN, Herman Akham Fraksi Golkar, Sulfanow Putra Fraksi PDI-P, Sulistina Fraksi Golkar, Sumardi Fraksi Demokrat dan Abdul Manaf Fraksi Nasdem.
Selaku ketua rombongan reses, Nyimas Novi Ujiani menyebut dalam pembahasan penyerapan aspirasi itu pihaknya menampung berbagai masukan mengenai persoalan di dunia pendidikan.
Kata dia, dari banyaknya masukan, hal yang paling krusial yaitu persoalan kekurangan sarana dan prasarana.
“Aspirasi dari tenaga pendidik ini sudah kami catat dan kami sampaikan ke pemerintah daerah untuk dapat dimasukkan ke SIPD dan RKPD ke depan, berhubung saat ini kondisi keuangan daerah masih terjadi efisiensi, tetapi kami berharap masukan dan usulan tersebut dapat terealisasi dengan baik,” ungkap politisi PKB itu.
Lebih lanjutnya lagi, selain kurangnya sarana dan prasarana, pihaknya juga menerima keluhan mengenai sistem zonasi pada sekolah.
“Beberapa tadi juga mengeluh soal zonasi sekolah, mereka minta kalau bisa dibangun lagi sekolahan yang baru khususnya di wilayah padat penduduk,” sebut dia.
Selain itu, Nyimas Novi Ujiani turut mengimbau kepada para orang tua murid agar senantiasa memantau anak-anak nya guna mencegah kenakalan remaja yang marak terjadi belakangan ini.
“Untuk para orang tua juga dapat mengawasi anak-anaknya usai pulang sekolah, banyak keluhan yang disampaikan soal anak-anak yang didapati merokok tapi masih menggunakan pakaian sekolah. Hal ini tentunya menjadi perhatian kita bersama agar bisa mencegah kenakalan remaja,” ujarnya. (Andre)

1 week ago
22

















































