Bripda Natanael Dimakamkan secara Kedinasan, Keluarga Minta Kasus Diusut Tuntas

9 hours ago 10
Bripda NatanaelProsesi pemakaman Bripda Natanael Simanungkalit di TPU Sei Temiang, Kamis (16/4/2026). Foto: AlurNews.com

AlurNews.com – Keluarga Bripda Natanael Simanungkalit meminta Polda Kepulauan Riau mengusut tuntas kasus kematian anggota muda Polri, yang diduga menjadi korban penganiayaan senior di lingkungan kepolisian.

Permintaan itu disampaikan keluarga melalui kuasa hukum di tengah suasana duka saat prosesi pemakaman secara kedinasan di Perumahan Buana Mas 2, Sagulung, Kota Batam, Kamis (16/4/2026).

Pihak keluarga menegaskan agar seluruh pihak yang diduga mengetahui peristiwa tersebut, termasuk petugas yang berjaga saat kejadian, diperiksa tanpa pengecualian.

“Saya sebagai keluarga sekaligus penasihat hukum meminta kepada Bapak Kapolda agar kasus ini diungkap seterang-terangnya. Siapa pun yang piket malam itu dan siapa pun yang terlibat harus diperiksa,” jelas kuasa hukum keluarga, Sudirman Situmeang sesaat sebelum penyerahan jenazah untuk prosesi pemakaman kedinasan.

Sudirman menekankan, proses hukum harus dilakukan secara terbuka dan akuntabel agar keluarga memperoleh kepastian atas penyebab kematian Natanael.

Menurut dia, transparansi sangat penting, termasuk akses terhadap Berita Acara Pemeriksaan (BAP), sehingga keluarga dapat memastikan penanganan perkara berjalan adil.

“Kami ingin semuanya terang benderang. Jangan ada yang ditutupi,” ujarnya.

Sudirman juga mengapresiasi langkah cepat Kapolda Kepri dan jajaran Ditpropam yang telah bergerak menangani kasus tersebut. Namun demikian, keluarga berharap komitmen penegakan hukum dilakukan tanpa pandang bulu.

Di sisi lain, ia mengimbau keluarga besar maupun masyarakat agar tidak terpancing emosi dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

“Kita serahkan sepenuhnya kepada penegak hukum. Negara kita adalah negara hukum. Jangan ada yang terprovokasi,” jelasnya.

Sementara itu, Bripda Natanael dimakamkan secara kedinasan Polri di TPU Sei Temiang usai prosesi pelepasan jenazah dari rumah duka di Perumahan Buana Mas 2, Sagulung.

Upacara pemakaman dipimpin Dansat Brimob Polda Kepri Kombes Pol Arief Doddy Suryawan selaku inspektur upacara. Dalam amanatnya, Doddy menyampaikan penghormatan terakhir atas nama negara dan institusi Polri.

Bripda Natanael diketahui merupakan personel Bintara Samapta Polda Kepri angkatan 2025. Ia meninggal dunia pada Selasa (14/4/2026) dini hari di RS Bhayangkara Polda Kepri dan diduga menjadi korban penganiayaan senior di Mess Bintara Remaja Polda Kepri.

Sejauh ini, polisi telah menetapkan satu tersangka, yakni Bripda AS, serta menempatkan tiga bintara lainnya dalam penempatan khusus (patsus).

“Semoga jalan darma bakti yang ditempuh dapat menjadi suri teladan bagi kita,” ujarnya. (Nando)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |