Siap Siaga Hadapi Kondisi Darurat, PLN IP UP PLTU Karimun Gelar Simulasi

13 hours ago 8
PT PLN Indonesia Power (IP) UP PLTU Tanjung Balai Karimun menggelar kegiatan simulasi tanggap darurat di lingkungan kerja. (AlurNews)

AlurNews.com – PT PLN Indonesia Power (IP) UP PLTU Tanjung Balai Karimun menggelar kegiatan simulasi tanggap darurat di lingkungan kerja.

Adapun simulasi tanggap darurat yang dilakukan yakni insiden kebakaran, angin puting beliung, black out akibat bencana alam, penanganan huru hara hingga tumpahan limbah B3.

Kegiatan yang dipusatkan di area PLN IP UP PLTU Tanjung Balai Karimun itu merupakan bentuk wujud nyata komitmen perusahaan dalam membangun kesiapsiagaan seluruh insan PLN Indonesia Power dalam menghadapi berbagai situasi darurat.

Manager UP PLTU Karimun Riki Aditiyawarman mengatakan, kegiatan simulasi itu juga mengandeng sejumlah instansi seperti Polres Karimun, Pemadam Kebakaran, Basarnas serta Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Karimun.

Dikatakan dia, keterlibatan instansi dalam kegiatan tersebut guna memperkuat kualitas simulasi sekaligus membangun sinergi yang solid antara perusahaan dan lembaga kedaruratan di Kabupaten Karimun.

‎”Simulasi yang dimulai pukul 09.45 WIB ini menampilkan skenario bertahap yang menggambarkan kondisi darurat nyata di lingkungan pembangkit seeprti simulasi angin puting beliung dan black out, evakuasi korban oleh tim P3K, kebakaran cooling tower, tumpahan limbah B3, dan aksi unjuk rasa oleh masyarakat,” ucapnya, Kamis (21/5/2026).

‎Menurutnya, kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari standar operasional pembangkit yang aman dan andal.

‎“Keselamatan adalah prioritas utama kami dan simulasi ini bukan sekadar formalitas, tetapi benar-benar kami rancang agar setiap personel memiliki kompetensi dan ketenangan dalam menghadapi situasi darurat sekritis apapun,” terangnya.

‎Riki menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi dukungan Polres, Damkar, RSBT dan Basarnas Karimun yang telah hadir sebagai mitra dalam membangun sistem keselamatan yang tangguh di lingkungan PLTU.

‎Sementara itu, Team Leader K4L PLN Indonesia Power UP PLTU Tanjung Balai Karimun, Novian Dwi Nugraha menegaskan bahwa kegiatan simulasi ini bukan hanya sekedar agenda rutin.

‎Ia menekankan bahwa kecepatan respons, ketepatan tindakan, komunikasi, dan koordinasi antar personel maupun antar instansi merupakan faktor-faktor yang sangat menentukan dalam penanganan situasi darurat.

‎Dirinya juga menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh instansi yang hadir, sekaligus berharap agar kegiatan ini menjadi sarana evaluasi bersama untuk mengidentifikasi hal-hal yang masih perlu diperbaiki dalam sistem tanggap darurat perusahaan.

‎“Kegiatan ini bukan sekadar formalitas ataupun agenda rutin semata, simulasi ini adalah bentuk kesiapan kita dalam menghadapi kondisi darurat yang sewaktu-waktu bisa terjadi di area kerja,” sebutnya.

‎Novian menyadari bahwa penanganan keadaan darurat tidak dapat dilakukan sendiri melainkan butuh sinergi yang kuat antara perusahaan, tim K3L dan keamanan, serta dukungan dari Basarnas, Damkar, Kepolisian, dan tenaga medis. (Andre)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |