Musyawarah Daerah (Musda) IX Partai Golkar Kota Batam di Golden Prawn, Bengkong, Selasa (25/8/2026). (Foto: AlurNews) AlurNews.com – Partai Golkar Kota Batam mulai menyiapkan mesin politik menghadapi Pemilu 2029 setelah Muhammad Yunus Muda kembali dipercaya memimpin DPD Partai Golkar Kota Batam periode 2025-2030.
Terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) IX Partai Golkar Kota Batam di Golden Prawn, Bengkong, Selasa (25/8/2026), Yunus langsung menempatkan penguatan organisasi sebagai prioritas awal kepengurusannya.
Target politik yang dipasang bukan sekadar mempertahankan perolehan kursi, tetapi mengembalikan keterwakilan Golkar di seluruh daerah pemilihan (dapil) di Kota Batam.
Pada Pemilu sebelumnya, Golkar meraih enam kursi DPRD Kota Batam. Dua kursi yang hilang berasal dari Dapil Batu Aji dan Sekupang.
Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah utama bagi kepengurusan baru. Yunus mengakui hilangnya kursi di dua dapil tersebut di luar perkiraan partai.
“Ya tentu ini menjadi PR dan tanggung jawab kami ke depan, karena memang kemarin tidak pernah kita prediksi kursi di Dapil Batu Aji dan Dapil Sekupang bisa hilang,” ujar Yunus.
Karena itu, strategi politik untuk Batu Aji dan Sekupang akan menjadi perhatian khusus menjelang Pemilu 2029. Yunus menyebut Golkar selama ini memiliki basis kekuatan yang relatif tersebar di berbagai dapil.
“Biasanya Partai Golkar itu semua dapil dapat. Ternyata di dapil Batu Aji dan Sekupang itu kita kehilangan. Ini tentu menjadi tanggung jawab kami ke depan,” katanya.
Jika dua kursi tersebut berhasil direbut kembali, Ketua Harian DPD I Partai Golkar Provinsi Kepri, Asmin Patros, menilai Golkar berpeluang mengantongi sedikitnya delapan kursi di DPRD Kota Batam.
Perolehan tersebut dinilai dapat membuka peluang lebih besar bagi Golkar untuk menempati posisi unsur pimpinan DPRD Kota Batam.
“Kalau itu yang terjadi, Partai Golkar sekurang-kurangnya bisa mendapatkan delapan kursi. Kalau delapan kursi, maka kita di DPRD Kota Batam hampir bisa dipastikan menjadi unsur pimpinan,” kata Asmin.
Sebelum berbicara soal perebutan kursi, Yunus memilih memperkuat struktur organisasi partai hingga tingkat paling bawah.
Ia menargetkan kepengurusan DPD Golkar Kota Batam segera diselesaikan, kemudian dilanjutkan dengan Musyawarah Kecamatan (Muscam) di seluruh kecamatan. Konsolidasi akan diteruskan hingga tingkat kelurahan, RT/RW, bahkan TPS.
“Targetnya sebelum Desember konsolidasi sampai ke tingkat bawah harus selesai,” ujarnya.
Batam memiliki 64 kelurahan yang menjadi sasaran konsolidasi organisasi. Selain membentuk struktur kepengurusan, Golkar juga akan memperkuat kelompok kader di tingkat RT/RW, sekaligus menyiapkan saksi dan struktur pemenangan pemilu.
Yunus juga memastikan kepengurusan baru tidak hanya diisi kader senior. Regenerasi dengan memberikan ruang lebih besar kepada kader muda menjadi bagian dari strategi organisasi.
“Pasti kita kolaborasi. Partai Golkar ini memang partai yang sudah mapan dan dewasa, tetapi golongan anak muda akan menjadi prioritas. Ini juga salah satu perintah dari pusat,” katanya.
Penguatan organisasi tersebut akan berjalan beriringan dengan persiapan menghadapi kontestasi legislatif.
Asmin mendorong Golkar Batam tidak menunggu tahapan Pemilu 2029 untuk mulai mencari dan menyusun bakal calon legislatif.
Menurutnya, komposisi calon legislatif idealnya sudah mulai terbentuk pada 2027 atau dua tahun sebelum hari pemungutan suara.
“Pak Yunus juga menyampaikan bahwa pada 2027, dua tahun sebelum hari pemilu, caleg itu sudah tersusun,” kata Asmin.
Kader muda akan menjadi bagian dari komposisi tersebut. Selain itu, Golkar juga membuka ruang bagi unsur strategis lainnya, termasuk pensiunan ASN dan purnawirawan TNI.
Langkah tersebut diharapkan membuat mesin politik Golkar memiliki waktu yang cukup untuk bekerja sebelum memasuki tahapan Pemilu 2029. (Nando)

1 hour ago
2

















































