Kabut Asap Ganggu Penerbangan Batam-Pontianak, Dua Penerbangan Dibatalkan

3 hours ago 3
Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kalimantan, turut menganggu aktivitas penerbangan dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam. (Foto: AlurNews)

AlurNews.com – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kalimantan, turut menganggu aktivitas penerbangan dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Hingga saat ini, dua penerbangan rute Batam-Pontianak dan sebaliknya tercatat dibatalkan akibat kondisi kabut asap.

Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB), Annang Setia Budhi mengatakan pembatalan penerbangan tersebut terjadi karena kondisi di wilayah terdampak dinilai tidak memungkinkan untuk penerbangan dan masuk kategori force majeure

“Dari tanggal 3 September 2026 kemarin tercatat, terdapat satu penerbangan cancel dari Pontianak dan satu penerbangan cancel menuju Pontianak,” jelasnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (5/9/2026).

Dua penerbangan yang dibatalkan tersebut yakni Lion Air JT-955 dari Pontianak menuju Batam dan JT-954 dari Batam menuju Pontianak. Menurut Annang, dampak kabut asap sejauh ini masih terbatas pada penerbangan yang memiliki rute menuju atau berasal dari wilayah yang terdampak.

Sementara itu, penerbangan dengan rute lainnya dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam masih berlangsung normal.

“Untuk rute penerbangan lain masih berjalan lancar dan aman,” ujar Annang.

PT BIB mengimbau calon penumpang, khususnya yang akan melakukan perjalanan ke wilayah terdampak kabut asap, untuk memantau informasi penerbangan secara berkala.

Penumpang juga diminta mengecek langsung informasi dari maskapai yang digunakan untuk mengetahui kemungkinan perubahan jadwal maupun pembatalan penerbangan.

Saat ini, pihak PT BIB terus berkoordinasi dengan maskapai terkait apabila terdapat perubahan jadwal ataupun pembatalan penerbangan. Koordinasi dilakukan agar informasi mengenai kondisi penerbangan dapat diterima penumpang sedini mungkin.

“Pengguna jasa agar tetap waspada dan terus melakukan pengecekan informasi secara berkala terkait penerbangan maskapai yang digunakan secara mandiri, khususnya penerbangan ke wilayah yang terdampak,” ujarnya. (Nando)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |