Lanal Karimun Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi dari Malaysia

11 hours ago 7
Tim Quick Response Region Naval Command IV Lanal Tanjung Balai Karimun bersama Satgas Kodaeral IV menggagalkan penyelundupan narkotika di perairan Pulau Takong Hiu, Karimun. (Foto: AlurNews)

AlurNews.com – Tim Quick Response Region Naval Command IV Lanal Tanjung Balai Karimun bersama Satgas Kodaeral IV menggagalkan penyelundupan narkotika di perairan Pulau Takong Hiu, Karimun.

Dalam konferensi pers yang dihadiri oleh Dankodaeral IV, Laksamana Muda TNI, Berkat Widjanarko, Bupati Karimun, Danlanal Karimun serta Forkopimda itu diketahui, barang bukti berupa 1.084 gram (1 kg) sabu serta 582 butir pil ekstasi tersebut diduga berasal dari negara Malaysia.

Laksamana Muda TNI, Berkat Widjanarko mengatakan dalam operasi itu, petugas mengamankan seorang pria paruh baya berinisial AK (67) warga Tanjung Balai Karimun.

Lebih lanjutnya lagi, berdasarkan pengakuan pelaku, ia telah melakukan penyeludupan barang haram tersebut sebanyak 2 kali, dengan besaran upah mencapai Rp40 juta.

Keberhasilan pengungkapan jaringan internasional ini beranjak dari informasi masyarakat mengenai adanya upaya penyeludupan narkotika dari Malaysia menuju Karimun.

“Setelah menerima informasi, petugas langsung melakukan penyisiran dan pengejaran kapal yang dibawa oleh pelaku. Dan setelah diperiksa, didapati paket sabu yang disembunyikan di sekar termos warna biru yang dikemas dalam plastik bening dan pil ekstasi,” ujarnya kepada awak media, Jumat (12/6/2026).

Selain barang haram tersebut, petugas juga turut mengamankan barang bukti lain yakni 2 unit telepon genggam, sejumlah uang tunai dan dokumen identitas pelaku.

“Apabila beredar, estimasi keuntungan yang didapat pengedar dari hasil penjualan barang tersebut berkisar Rp1,6 miliar, sedangkan untuk pil ekstasi berkisar Rp1,9 miliar,” terang dia.

“Adapun generasi bangsa yang terselamatkan pasca penangkapan ini diperkirakan mencapai puluhan ribu jiwa,” timpalnya lagi.

Berkat Widjanarko juga mengatakan keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan implementasi nyata dari astacita Presiden Prabowo Subianto serta perintah Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI, Muhammad Ali, dalam wujud komitmen menjaga keamanan wilayah perairan nasional serta mendukung program pemerintah dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran narkoba di wilayah perairan. Tidak menyalahgunakan narkotika demi mewujudkan masa depan yang cerah dan membanggakan, serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan atau peredaran narkotika,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Karimun, Iskandarsyah turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan TNI AL dalam menjaga perairan Indonesia, khususnya Kabupaten Karimun dari peredaran narkotika.

Iskandarsyah menyadari, berkaca dari pengungkapan kasus narkotika akhir-akhir ini, perairan Karimun menjadi perlintasan primadona penyeludupan barang haram tersebut. Untuk itu, dirinya meminta semua pihak agar ikut andil memerangi narkoba.

“Kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum dan masyarakat sangat diperlukan. Terlebih ada penegasan khusus dalam astacita bapak Presiden Prabowo Subianto dalam memerangi peredaran narkoba saat ini, untuk itu perlu kita dukung penuh,” ujar Iskandarsyah. (Andre)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |