Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Batam menggelar kegiatan bertajuk Nobar dan Diskusi: Kala Aktivis dan Jurnalis Menembus Blokade Demi Kemanusiaan. (Foto: AJI Batam) AlurNews.com – Krisis kemanusiaan yang terus berlangsung di Jalur Gaza menjadi perhatian berbagai kalangan internasional. Blokade berkepanjangan yang melanda wilayah tersebut dinilai telah memicu persoalan kemanusiaan multidimensi dan berdampak pada kehidupan jutaan warga sipil.
Sebagai upaya meningkatkan pemahaman publik mengenai situasi kemanusiaan di Gaza, Dompet Dhuafa Kepulauan Riau bekerja sama dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Batam menggelar kegiatan bertajuk “Nobar dan Diskusi: Kala Aktivis dan Jurnalis Menembus Blokade Demi Kemanusiaan”. Kegiatan ini akan berlangsung pada Minggu, 5 Juli 2026, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai di Bintang Kopi Universitas Batam.
Dalam agenda tersebut, peserta akan diajak menyaksikan film dokumenter Tempo.co berjudul *“Pesan dari Ozgurluk”* yang mengangkat kisah perjuangan jurnalis Tempo menembus blokade dan perjuangannya ketika ditangkap tentara Israel. Usai pemutaran film, kegiatan akan dilanjutkan dengan diskusi bersama para delegasi kemanusiaan yang terlibat langsung dalam misi internasional menuju Gaza, Global Sumud Flotilla.
Akan hadir langsung Delegasi Global Sumud Flotilla 2.0, Herman Budianto GM Legal dan Kepatuhan Syariah Dompet Dhuafa. Dan juga Andre Prasetyo Nugroho, jurnalis TV Tempo hadir secara online. Keduanya merupakan aktivis dan jurnalis yang tergabung dalam rombongan Global Sumud Flotilla.
Resource Mobilization Manager Dompet Dhuafa Kepri, Hafizh mengatakan, Dompet Dhuafa mengirim delegasi Global Sumud Flotilla 2.0 sebagai bentuk konkret dukungan kemanusiaan untuk masyarakat Gaza. “Kami ingin, pengalaman luar biasa ini dibagikan kepada masyarakat Kota Batam, melalui agenda Nobar & Diskusi Menembus Blokade Gaza, bersama tim lapangan yang memang terjun secara langsung” ujar Hafizh.
Ketua AJI Batam, Yogi Eka Sahputra, mengatakan film ini juga menjadi pelajaran bagi jurnalis tentang bagaimana meliput konflik, apalagi konflik sebesar perang di Gaza. “Kami tidak hanya mengundang jurnalis, tetapi juga para aktivis di Batam. Ini juga menjadi ajang berkonsolidasi,” katanya.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang edukasi dan refleksi bagi masyarakat mengenai kondisi kemanusiaan di Gaza sekaligus memperkuat pemahaman tentang peran strategis jurnalis dan aktivis dalam menyampaikan informasi dari wilayah konflik kepada publik dunia,” kata Yogi.
Masyarakat, jurnalis, mahasiswa, serta pegiat kemanusiaan yang ingin mengikuti kegiatan ini dapat melakukan pendaftaran melalui tautan berikut: https://bit.ly/NobarMBG. (ib)

13 hours ago
8

















































