Dinsos Tanjungpinang tangani tiga anak terlantar yang sebelumnya viral di media sosial. Foto: Diskominfo TanjungpinangAlurNews.com – Dinas Sosial Kota Tanjungpinang melakukan asesmen terhadap tiga anak yang menjadi perhatian publik setelah videonya beredar di media sosial. Langkah cepat tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi mereka sekaligus menentukan penanganan yang paling tepat.
Kepala Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, Endang Susilawati, mengatakan hasil asesmen menunjukkan ayah ketiga anak tersebut sedang menjalani proses hukum, sedangkan ibu mereka mengalami gangguan kejiwaan dan kini berada dalam pengasuhan keluarga dari pihak ibu di Batam.
“Berdasarkan keterangan keluarga, anak-anak diminta tetap melanjutkan pendidikan di Kota Tanjungpinang. Setelah pendidikan mereka selesai, keluarga dari pihak ibu menyatakan bersedia menerima dan mengasuh mereka di Batam,” ujar Endang, dikutip dari laman resmi Pemko Tanjungpinang.
Baca Juga: 130 Anak Tanjungpinang Ikut Khitan Gratis Program Pemprov Kepri
Dari asesmen tersebut juga diketahui anak sulung yang berusia 19 tahun belum memiliki pekerjaan. Selama ini, biaya sewa tempat tinggal dibantu oleh seorang bibi di Pulau Jawa, sementara kebutuhan makan sehari-hari hanya terpenuhi dari bantuan yang terbatas.
Melihat kondisi itu, Dinas Sosial menilai ketiga anak membutuhkan pendampingan dan perlindungan yang lebih optimal. Sebagai langkah sementara, Dinas Sosial merekomendasikan agar mereka ditempatkan di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) hingga ayah mereka selesai menjalani masa pidana.
“Penempatan ini diharapkan dapat menjamin terpenuhinya kebutuhan dasar, pendidikan, pendampingan, serta pengawasan terhadap aktivitas sehari-hari mereka. Saat ini kami masih berkoordinasi sambil menunggu persetujuan dari anak-anak yang bersangkutan mengenai kesediaan mereka untuk tinggal di LKSA,” kata Endang.
Saat ini, ketiga anak tersebut berada di Kantor Dinas Sosial Kota Tanjungpinang. Endang menjelaskan, mereka untuk sementara berada di sana karena merasa kurang nyaman setelah banyak orang mendatangi tempat tinggal mereka dan merekam aktivitas sehari-hari.
Dinas Sosial juga telah berkoordinasi dengan sekolah, lurah, komite sekolah, serta keluarga untuk memastikan penanganan dilakukan secara terpadu. Masyarakat pun diimbau menghormati privasi anak agar proses pendampingan dan pemulihan dapat berjalan dengan baik.
“Kepedulian masyarakat merupakan bentuk solidaritas yang sangat berarti. Namun, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memberikan ruang yang aman dan nyaman bagi anak-anak tersebut agar mereka dapat menjalani proses pendampingan dan pemulihan dengan baik,” ujarnya.
Pemerintah Kota Tanjungpinang memastikan akan terus mendampingi ketiga anak tersebut dengan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak dalam setiap proses penanganan. (red)

7 hours ago
4

















































