APPEKNAS dan MPPM Kenalkan Program Doktoral Universiti Geomatika Malaysia di ITEBA

10 hours ago 6
Universiti Geomatika MalaysiaAPPEKNAS dan MPPM kenalkan program pascasarjana dan doktoral Universiti Geomatika Malaysia di ITEBA, Rabu (4/3/2026). Foto: Istimewa

AlurNews.com – Delegasi dari Asosiasi Pengusaha Pelaksana Kontraktor dan Konstruksi Nasional (APPEKNAS) bersama Majlis Pemerkasaan Perniagaan Malaysia (MPPM) mengenalkan program pendidikan pascasarjana dan doktoral milik Universiti Geomatika Malaysia saat berkunjung ke Institut Teknologi Batam (ITEBA), Sekupang, Batam, Rabu (4/3/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin Ketua Umum APPEKNAS, Dr Fandy Iood, bersama Presiden MPPM Prof Zam ARZ DBA didampingi Timbalan Presiden Prof Law Yong Hoe. Turut hadir Founder sekaligus CEO Universiti Geomatika Malaysia, Prof Datok Mazrin Rohizaq, serta Wakil Rektor UGM Prof Mohammad Nasir.

Rombongan disambut jajaran pimpinan kampus ITEBA dan Batam Tourism Polytechnic (BTP), yang berada dalam satu yayasan pendidikan.

Dalam kunjungan tersebut, delegasi terlebih dahulu meninjau fasilitas praktik di kampus BTP sebelum melanjutkan dialog bersama dosen dan mahasiswa di ruang rektorat ITEBA.

Pada sesi diskusi, Ketua Umum APPEKNAS Dr Fandy Iood memaparkan peluang kerja sama pendidikan dengan MPPM dan Universiti Geomatika Malaysia, khususnya untuk program magister dan doktoral (Ph.D).

“APPEKNAS akan memberikan apresiasi beasiswa kepada calon peserta Ph.D yang memiliki penemuan dalam riset teknisnya yang bermanfaat bagi para pengusaha APPEKNAS,” ujarnya.

Menurutnya, temuan riset yang dapat dimanfaatkan dunia usaha akan mendapat dukungan berupa beasiswa untuk melanjutkan studi doktoral di Universiti Geomatika Malaysia.

Sementara itu, Presiden MPPM Prof Zam ARZ menyampaikan bahwa mahasiswa yang menempuh pendidikan di UGM Malaysia juga berpeluang memperoleh kesempatan kerja di Malaysia sesuai bidang keahliannya.

Founder sekaligus CEO Universiti Geomatika Malaysia, Prof Datok Mazrin Rohizaq, mempresentasikan berbagai program pendidikan master dan doktoral yang ditawarkan kampus tersebut.

“erkuliahan dirancang lebih fleksibel dengan sistem hybrid, yakni kombinasi pertemuan daring dan tatap muka,” ujarnya.

Selain itu, durasi studi dirancang lebih singkat dengan biaya pendidikan yang lebih terjangkau serta bersifat tetap hingga masa studi selesai.

Pihak ITEBA menyambut positif peluang kerja sama tersebut. Perwakilan rektorat ITEBA, Dr Lawi, menyatakan pihak kampus akan menyosialisasikan program doktoral itu kepada para dosen yang masih berpendidikan magister.

Kegiatan silaturahmi pendidikan antara Indonesia dan Malaysia tersebut ditutup dengan pertukaran cenderamata serta sesi foto bersama.

Dalam kesempatan itu, Universiti Geomatika Malaysia juga menunjuk APPEKNAS Batam sebagai mediator untuk membuka komunikasi dengan calon mahasiswa yang berminat melanjutkan studi doktoral di Malaysia. (red)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |