Penerimaan Kepelabuhanan BP Batam 2025 Tembus Rp468,4 Miliar

1 week ago 33
penerimaan kepelabuhan bp batamAktivitas bongkar muat di Pelabuhan Batuampar. (Foto: BP Batam)

AlurNews.com – Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat realisasi penerimaan sektor kepelabuhanan sebesar Rp468,4 miliar sepanjang 2025, melampaui target Rp401,8 miliar atau mencapai 117 persen. Capaian ini menegaskan peran pelabuhan sebagai penggerak utama ekonomi dan investasi Batam.

Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam mencatat, kinerja penerimaan tersebut sejalan dengan meningkatnya aktivitas logistik dan arus barang di seluruh pelabuhan Batam.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad menyatakan, sektor kepelabuhanan memegang peran strategis dalam membangun kepercayaan investor dan memperkuat daya saing Batam.

“Pelabuhan merupakan wajah utama konektivitas dan logistik Batam. Kinerja kepelabuhanan yang tumbuh positif menjadi sinyal kuat bahwa Batam semakin siap sebagai tujuan investasi,” ujarnya, Kamis (22/1/2026), dikutip dari siaran pers BP Batam.

Dari sisi operasional, arus peti kemas sepanjang 2025 tercatat 797.087 TEUs, tumbuh sekitar 18 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Terminal Peti Kemas Batu Ampar menjadi kontributor terbesar dengan volume 522.941 TEUs atau sekitar 66 persen dari total arus peti kemas Batam, naik 24 persen secara tahunan.

Selain itu, volume general kargo mencapai 11,77 juta ton, tumbuh 13 persen, seiring meningkatnya aktivitas industri dan perdagangan.

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menilai pertumbuhan dua digit tersebut merupakan hasil konsistensi pembenahan tata kelola dan peningkatan kualitas layanan kepelabuhanan.

“BP Batam terus mendorong efisiensi, kepastian layanan, dan kolaborasi dengan mitra usaha. Pelabuhan yang andal dan efisien adalah kunci untuk menurunkan biaya logistik,” jelasnya.

Sepanjang Januari–Desember 2025, BP Batam juga mencatat 109.174 kunjungan kapal barang dan penumpang, tumbuh 11 persen. Total Gross Tonnage (GT) mencapai 73,18 juta GT atau meningkat 15 persen, mencerminkan intensitas aktivitas pelayaran yang semakin tinggi.

Dari sisi penumpang, pelabuhan Batam melayani 9,37 juta penumpang domestik dan internasional, naik 8 persen. Pertumbuhan terbesar terjadi di Terminal Ferry Internasional dengan 5,3 juta penumpang, tumbuh 10 persen, didorong peningkatan rute Malaysia yang naik 32 persen.

Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam Benny Syahroni menegaskan, capaian penerimaan dan operasional sepanjang 2025 menjadi fondasi penguatan layanan ke depan.

“Capaian tahun 2025 menjadi dasar bagi kami untuk terus mendorong transformasi layanan kepelabuhanan yang modern dan terintegrasi,” ujarnya. (red)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |