AlurNews.com – Posko angkutan lebaran Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau mencatat kenaikan pergerakan penumpang yang melakukan perjalanan mudik Idul Fitri 2026. Pihak posko mencatat kenaikan hingga 15 persen, yang terjadi sejak tanggal 13 Maret 2026.
Direktur Operasional PT Bandara Internasional Batam (BIB), Anton Marthalius menjelaskan dari persentase yang tercatat dalam sehari pihaknya mencatat sebanyak 17 ribu penumpang menggunakan jasa maskapai penerbangan melalui Hand Nadim Batam untuk melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.
“Spike yang cukup tinggi tercatat di tanggal 14 Maret, dimana jumlah penumpang mencapai 17 ribu. Begitu juga dengan hari sebelumnya, yang mana perkiraan awal kami hanya mencapai 15 ribu,” jelasnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (18/3/2026).
Berdasarkan data posko angkutan lebaran hingga H -3 Idul Fitri, secara total jumlah penumpang yang telah melalui Bandara Internasional Hang Nadim telah mencapai 58.732 orang
Dari total 58.732 penumpang, sebanyak 34.758 merupakan penumpang berangkat dan 24.339 penumpang datang. Secara persentase, sekitar 60 persen didominasi keberangkatan, seiring periode arus mudik Lebaran.
“pergerakan pesawat tercatat sebanyak 428 penerbangan atau naik sekitar 4 persen dibandingkan tahun lalu pada periode yang sama,” ujarnya.
Pihak pengelola menyebut puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026, dengan proyeksi kenaikan jumlah penumpang sekitar 3 persen dan pergerakan pesawat meningkat 1 persen dibanding tahun sebelumnya.
Dengan rute penerbangan favorit diantaranya Jakarta, Surabaya, Pekanbaru, Palembang, dan Padang.
Sementara itu, arus balik diprediksi mulai terjadi setelah Lebaran dan mencapai puncaknya pada 28 Maret 2026, mengikuti tren nasional di sejumlah bandara dan pelabuhan.
Anton menerangkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak bandara menambah kapasitas layanan check-in counter dari tujuh menjadi sembilan konter.
“Penambahan juga dilakukan pada personel, terutama pada jam sibuk yang terjadi pada pagi hari sekitar pukul 05.30 hingga 07.00 WIB serta siang hari sekitar pukul 14.00 WIB,” ujarnya.
* Kepadatan Penumpang Terjadi di Area Check In, Penumpang Pilih Berangkat Lebih Pagi
Sementara itu, prediksi pengelola Bandara Internasional Hang Nadim Batam akan terjadinya kepadatan di area check in penumpang, mulai dirasakan oleh para penumpang yang memilih berangkat di tanggal 18 Maret.
Hal ini seperti yang diutarakan oleh warga Batam Center, Aldy yang memilih berangkat jauh lebih pagi bersama dengan keluarga nya, guna menghindari kepadatan di area check in.
Aldy mengatakan berangkat dari rumahnya di kawasan Botania Garden, Batam Center, sekitar pukul 07.40 WIB.
“Sengaja berangkat lebih pagi karena sejak semalam sudah baca kalau hari ini diperkirakan jadi puncak mudik,” jelasnya saat ditemui di bandara.
Perjalanan menuju Bandara Hang Nadim dari Batam Center, menurut dia, biasanya hanya memakan waktu sekitar tujuh menit. Namun, situasi di dalam bandara berbeda dari yang terlihat di luar.
Menurut Aldy, suasana di area keberangkatan awalnya tampak normal. Kepadatan baru terasa saat memasuki area check-in, terutama di konter maskapai Lion Group.
“Antreannya panjang. Di depan saya saja ada sekitar 90 orang,” ujarnya.
Ia menyebut para penumpang terlihat menunggu dengan berbagai aktivitas, mulai dari duduk di koper hingga mengurus anak. Sebagian lainnya tampak memantau waktu keberangkatan.
Aldy mengaku harus menunggu hampir satu jam sebelum akhirnya dapat melakukan check-in. Ia terbang menggunakan Super Air Jet dengan rute Batam–Jakarta.
Berbeda dengan kebanyakan pemudik yang menuju kampung halaman, Aldy mengatakan ia justru menuju Jakarta untuk berkumpul dengan keluarga.
“Kalau orang lain mudik ke desa atau kota asal, saya justru ke Jakarta. Di sana keluarga sudah menunggu,” jelasnya. (Nando)

13 hours ago
9


















































