Wamendag Tinjau Pasar Summerland Batam, Dorong Stabilitas Harga Bapok Jelang Lebaran

14 hours ago 11
Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esty Widya Putri meninjau kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Summerland, Senin (9/3/2026). (Foto: AlurNews)

AlurNews.com – Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esty Widya Putri meninjau kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok di Pasar Summerland, Senin (9/3/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan bahan pokok tetap aman serta harga relatif stabil menjelang Idul Fitri.

Dalam peninjauan itu, Roro berkeliling ke sejumlah kios pedagang yang menjual berbagai komoditas, mulai dari sayuran, bawang, ikan, ayam, hingga daging. Ia juga mengecek ketersediaan minyak goreng merek Minyakita serta stok beras di pasar tersebut.

“Alhamdulillah saya berada di Batam hari ini, tepatnya di Pasar Summerland, dalam rangka memantau harga komoditas menjelang hari besar karena sebentar lagi akan memasuki Hari Raya Idul Fitri,” jelasnya.

Ia menjelaskan, Kementerian Perdagangan secara rutin memantau stok, distribusi, serta harga bahan pokok di berbagai daerah untuk memastikan pasokan tetap terjaga.

Menurutnya, dari hasil pengecekan di pasar tradisional tersebut, ketersediaan barang terpantau aman dan harga masih relatif stabil.

Roro menambahkan, pengawasan harga bahan pokok juga dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian, termasuk bersama Kementerian Dalam Negeri dalam rapat pengendalian inflasi yang digelar setiap pekan.

“Harga di pasar menjadi fokus di Kementerian Perdagangan. Kami juga aktif mengikuti rapat inflasi bersama Kementerian Dalam Negeri yang dilaksanakan setiap hari Senin,” ujarnya.

Selain memantau bahan pokok, Roro juga meninjau distribusi beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di pasar tersebut.

Ia turut mengapresiasi pengelolaan Pasar Summerland yang dinilai cukup baik, termasuk dari sisi kebersihan serta penerapan sistem pembayaran digital.

Menurut Roro, pasar tersebut bahkan telah memperoleh sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) pada 2024.

“Saya melihat kebersihan pasar cukup baik, kemudian digitalisasi juga sudah berjalan. Pembeli bahkan bisa melakukan pembayaran menggunakan QRIS, dan ini sangat membantu di era digital saat ini,” katanya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah harga komoditas di Pasar Summerland antara lain cabai rawit sekitar Rp60 ribu per kilogram, cabai rawit merah Rp80 ribu per kilogram, ayam segar Rp45 ribu per kilogram, serta daging beku Rp130 ribu per kilogram.

Roro berharap keseimbangan antara pasokan dan permintaan dapat terus terjaga sehingga lonjakan harga menjelang Lebaran tidak terlalu signifikan.

“Pada intinya suplai dan demand harus seimbang, sehingga lonjakan harga bisa ditekan,” ujarnya. (Nando)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |