AlurNews.com – Manajemen PT Bandara Internasional Batam (BIB) memastikan kesiapan operasional dan fasilitas penunjang di Bandara Internasional Hang Nadim dalam menghadapi periode Angkutan Lebaran 1447 Hijriah/2026.
Kesiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam pada 9 Februari 2026. Dalam rapat itu, peningkatan pelayanan menjadi fokus utama sesuai arahan Wali Kota Batam, terutama untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan potensi penumpukan pada jam sibuk.
Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam, Annang Setia Budhi mengatakan pihaknya berkomitmen memberikan perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa.
“Kami memastikan seluruh fasilitas dan operasional bandara berjalan optimal, termasuk mengantisipasi kepadatan di titik-titik tertentu pada periode puncak arus mudik,” ujar Annang dalam keterangan tertulis, Senin (23/2/2026).
Selain kesiapan operasional, BIB juga menerapkan potongan tarif jasa kebandarudaraan sebesar 50 persen selama periode Angkutan Lebaran 2026. Kebijakan ini mencakup tarif Pelayanan Jasa Penumpang (PJP2U) serta tarif Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara (PJP4U).
Pemberlakuan diskon tersebut mengacu pada Surat Kementerian Perhubungan Nomor AU.005/1/2/PHB/2026 tentang Pengenaan Potongan Harga Tarif Jasa Kebandarudaraan Periode Angkutan Lebaran Tahun 2026.
Potongan tarif berlaku untuk pembelian tiket mulai 10 Februari 2026, dengan periode penerbangan pada 14–19 Maret 2026.
Annang menambahkan, tingginya permintaan tiket pada periode mudik mendorong sejumlah maskapai mengajukan penambahan penerbangan atau extra flight.
Garuda Indonesia mengajukan rencana extra flight pada 17, 18, 19, dan 28 Maret 2026. Sementara Citilink berencana menambah penerbangan pada 13–28 Maret 2026 untuk rute Batam–Jakarta–Batam.
Khusus 19 Maret 2026, Citilink juga mengajukan extra flight untuk rute Batam–Surabaya–Batam. Selain itu, maskapai dari Lion Group disebut tidak menutup kemungkinan akan mengajukan penambahan penerbangan.
Pada pertengahan Ramadan, BIB juga akan membentuk posko terpadu Angkutan Lebaran. Posko ini bertujuan memastikan kelancaran operasional bandara serta kesiapan personel gabungan dalam mengantisipasi lonjakan penumpang.
Dengan berbagai langkah tersebut, manajemen Bandara Hang Nadim optimistis dapat mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2026 dan memberikan pengalaman perjalanan yang tertib bagi masyarakat.
BIB mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal serta memantau kanal resmi maskapai atau aplikasi penjualan tiket guna memastikan ketersediaan kursi. (Nando)

13 hours ago
5


















































