Jelang Lebaran, Warga Tanjungpinang Diminta Tak Belanja Berlebihan

8 hours ago 6
status lahan di tanjungpinangSekda Kota Tanjungpinang Zulhidayat. Foto: Diskominfo Tanjungpinang

AlurNews.com – Pemerintah Kota Tanjungpinang mengingatkan masyarakat agar berbelanja secara bijak menjelang Idulfitri dan tidak membeli bahan pokok secara berlebihan. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga ketersediaan barang sekaligus menekan potensi lonjakan harga di pasaran.

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, mengatakan masyarakat sebaiknya membeli kebutuhan sesuai keperluan sehari-hari agar distribusi bahan pokok tetap merata dan harga tetap stabil.

“Masyarakat juga perlu bijak mencari harga terbaik yang sesuai dengan kemampuan,” ujar Zulhidayat, Selasa (17/3/2026), dikutip dari laman resmi Pemko Tanjungpinang.

Ia juga mengapresiasi peran Asosiasi Distributor Bahan Pokok Tanjungpinang yang dinilai turut membantu pemerintah daerah menjaga kestabilan harga berbagai komoditas pangan.

Menurutnya, beberapa komoditas bahkan menunjukkan harga yang relatif stabil menjelang Lebaran. Salah satunya cabai yang saat ini berada di kisaran Rp50 ribu per kilogram.

“Cabai rasanya agak membahagiakan karena bisa berada di harga sekitar Rp50 ribu per kilo menjelang Lebaran kali ini,” sebutnya.

Zulhidayat menilai kondisi tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, Satgas Pangan, distributor, hingga pelaku usaha yang berupaya menjaga pasokan dan harga tetap terkendali.

Sementara itu, Ketua Adibapok Tanjungpinang, Muhammad Sadmi Al Qayum, memastikan stok bahan pokok tetap aman hingga Lebaran.

Ia menyebutkan salah satu komoditas yang mengalami peningkatan pasokan adalah minyak goreng. Jika pada kondisi normal distribusinya sekitar 70 ribu dus, menjelang Idulfitri jumlahnya meningkat hingga sekitar 110 ribu dus.

“Untuk minyak goreng saja biasanya sekitar 70 ribu dus, menjelang Lebaran meningkat hingga kurang lebih 110 ribu dus,” ujarnya.

Selain minyak goreng, sejumlah komoditas lain seperti santan dan daging beku juga dipastikan tersedia di gudang distributor.

Qayum pun mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang berpotensi memicu panic buying. (red)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |