Polda Kepri Pastikan Kawasan Industri Kabil Aman bagi Investasi

7 hours ago 7
Kawasan Industri KabilKapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin bertemu dengan CEO Citramas Group Kris Wiluan saat kunjungan kerja ke Kawasan Industri Kabil, Rabu (1/4/2026). Foto: Humas Polda Kepri

AlurNews.com – Polda Kepulauan Riau menegaskan komitmennya menjaga stabilitas keamanan di Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam, untuk memastikan iklim investasi tetap kondusif.

Komitmen tersebut disampaikan Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin saat memimpin kunjungan kerja ke kawasan industri tersebut, Rabu (1/4/2026), bersama jajaran pejabat utama Polda Kepri dan manajemen kawasan.

Dalam arahannya, ia menekankan penerapan kebijakan zero tolerance terhadap segala bentuk gangguan keamanan yang berpotensi mengganggu kepercayaan investor.

“Sekecil apa pun gangguan kamtibmas akan berdampak terhadap kepercayaan investor. Oleh karena itu, tidak boleh ada ruang bagi pelaku kejahatan di kawasan industri. Penindakan harus tegas dan menyeluruh, termasuk terhadap jaringan penadah,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga citra daerah dari narasi negatif yang dapat memengaruhi persepsi global terhadap Batam dan Kepulauan Riau sebagai tujuan investasi.

“Kepri memiliki keunggulan strategis sebagai kawasan Free Trade Zone. Ini harus kita jaga bersama. Jangan sampai muncul persepsi bahwa wilayah ini tidak aman bagi investasi,” lanjutnya.

Selain penegakan hukum, Polda Kepri mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui edukasi masyarakat serta penguatan sinergi dengan pelaku usaha untuk menjaga keamanan secara berkelanjutan.

CEO Citramas Group, Kris Wiluan, mengapresiasi langkah Polda Kepri dalam memperkuat pengamanan kawasan industri yang dinilai krusial bagi keberlanjutan investasi.

“Kami sangat mengharapkan dukungan Polri dalam pengamanan kawasan, termasuk mengantisipasi potensi gangguan seperti pencurian maupun perompakan. Keamanan adalah faktor utama bagi keberlanjutan investasi,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kawasan tersebut sempat menghadapi kasus pencurian kabel pada periode Oktober 2024 hingga Januari 2025, yang menjadi perhatian serius pengelola.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono menambahkan, kecepatan pelaporan menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan di kawasan industri.

“Kami mengimbau agar setiap permasalahan segera dilaporkan kepada Polri, tanpa harus menunggu viral di media sosial. Respons cepat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan,” tegasnya. (red)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |