AlurNews.com – Pemerintah Kabupaten Karimun kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui peluncuran Program Kredit Usaha Rakyat (KURDA) bunga nol persen.
Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam memperluas akses permodalan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sehingga mampu berkembang, meningkatkan produktivitas, serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru.
Peluncuran program KURDA Bunga 0 persen dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada para pelaku UMKM. Program tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Karimun, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan ESDM Kabupaten Karimun serta BPR Tuah Karimun (Perseroda) sebagai lembaga penyalur kredit.
Dalam kesempatan itu, Bupati Karimun Iskandarsyah menyampaikan bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian daerah yang harus terus didukung.
Kata dia, salah satu tantangan yang sering dihadapi pelaku usaha adalah keterbatasan modal. Oleh karena itu, pemerintah menghadirkan KURDA sebagai solusi pembiayaan yang mudah, aman, dan terjangkau.
“Melalui Program KURDA Bunga 0 persen, Pemerintah Kabupaten Karimun ingin memastikan para pelaku UMKM memiliki akses pembiayaan yang lebih ringan sehingga dapat fokus mengembangkan usahanya tanpa terbebani bunga kredit. Ini merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap ekonomi kerakyatan,” ujar Iskandarsyah, Senin (29/6/2026).
Program KURDA memberikan fasilitas pinjaman dengan plafon hingga Rp25 juta dan jangka waktu maksimal 24 bulan. Keunggulan utama program ini adalah bunga kredit sebesar nol persen, karena seluruh beban bunga ditanggung oleh pemerintah daerah. Dengan demikian, pelaku UMKM hanya berkewajiban mengembalikan pokok pinjaman sesuai jadwal yang telah disepakati.
Dalam program tersebut, BPR Tuah Karimun (Perseroda) dipercaya sebagai lembaga penyalur KURDA, karena memiliki pengalaman dalam melayani kebutuhan pembiayaan masyarakat, khususnya sektor UMKM.
Selain menyalurkan kredit, BPR Tuah Karimun juga berkomitmen memberikan edukasi dan pendampingan kepada debitur agar mampu mengelola keuangan usaha dengan baik sehingga usahanya dapat tumbuh secara berkelanjutan.
Plt Direktur PT BPR Tuah Karimun (Perseroda), Siska Narita Sari menyampaikan bahwa pihaknya siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat mulai dari proses pengajuan, analisis kelayakan usaha, hingga pencairan kredit.
Ia melanjutkan, seluruh proses akan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku agar program tepat sasaran.
Untuk memperoleh fasilitas KURDA, calon debitur harus memenuhi persyaratan administrasi, di antaranya memiliki KTP, Kartu Keluarga (KK), Nomor Induk Berusaha (NIB), foto usaha, serta dokumen pendukung lainnya sesuai ketentuan. Bagi pinjaman tertentu, dapat diminta tambahan agunan sesuai hasil analisis kredit.
Dirinya berharap kehadiran Program KURDA bunga nol persen ini mampu meningkatkan daya saing UMKM, memperkuat ekonomi lokal, serta mendorong lahirnya lebih banyak pelaku usaha yang mandiri dan produktif.
Selain itu, program ini juga diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan menciptakan lapangan kerja baru.
“Jangan ragu memanfaatkan Program KURDA bunga nol persen sebagai modal untuk mengembangkan usaha. Mari bersama-sama kita sukseskan UMKM Kabupaten Karimun agar semakin maju, berdaya saing, dan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah,” terangnya. (Andre)

3 hours ago
1


















































