Atasi Beban Puncak, PLN Batam Kebut Pembangunan Gardu Senjulung

6 hours ago 9
gardu senjulungPLN Batam mempercepat pengerjaan gardu distribusi baru di Kawasan Senjulung, Punggur digesa. Foto: Humas PLN Batam

AlurNews.com – PT PLN Batam mempercepat pembangunan gardu distribusi baru di kawasan Senjulung, Punggur, sebagai solusi mengatasi beban listrik yang terus meningkat dan memicu gangguan pasokan saat jam beban puncak.

Pembangunan gardu baru itu dilakukan setelah hasil pemantauan menunjukkan Trafo Portal Senjulung 2 berkapasitas 400 kVA mengalami beban berlebih hingga sekitar 110 persen. Kondisi tersebut menyebabkan sistem pengaman trafo (MCCB) bekerja otomatis sehingga aliran listrik di sebagian wilayah sempat terhenti, terutama pada pukul 18.30 WIB hingga tengah malam.

Manager Komunikasi dan Humas PLN Batam, Yoga Perdana Sulastama, mengatakan percepatan pembangunan gardu menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi beban trafo yang ada sekaligus meningkatkan keandalan pasokan listrik di Senjulung dan sekitarnya.

Baca Juga: BP BUMN dan Danantara Tinjau PLN Batam, Pastikan Keandalan Listrik Dukung Investasi

“Pada saat beban meningkat, pengaman trafo atau MCCB dapat bekerja secara otomatis untuk melindungi peralatan kelistrikan dari potensi kerusakan. Kondisi inilah yang menyebabkan aliran listrik di sebagian wilayah terdampak sempat terhenti,” ujar Yoga, Senin (6/7/2026).

PLN Batam sebenarnya telah memulai langkah antisipasi sejak 24 Juni 2026 dengan mengajukan permohonan alokasi lahan kepada perangkat RT/RW setempat untuk pembangunan gardu baru. Proses tersebut dilanjutkan dengan koordinasi bersama tokoh masyarakat guna menentukan lokasi yang memenuhi aspek teknis sekaligus mendapat persetujuan warga.

“Penempatan gardu baru tentu memerlukan dukungan semua pihak. Karena itu, PLN Batam terus berkoordinasi dengan perangkat lingkungan dan tokoh masyarakat agar solusi teknis ini dapat segera direalisasikan dengan tetap memperhatikan aspek keamanan, keselamatan, dan kenyamanan warga. Seluruh biaya pembangunan gardu baru tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawab PLN Batam,” jelasnya.

Setelah lokasi disepakati, tim PLN Batam langsung memulai pekerjaan awal pada 5 Juli 2026 dengan melakukan penggalian lubang tiang beton. Pembangunan dilanjutkan pada 6 Juli dan ditargetkan rampung dalam tiga hingga empat hari, menyesuaikan kondisi lapangan serta standar keselamatan kerja.

Selama proses pembangunan berlangsung, PLN Batam juga menyiagakan tim pelayanan teknik di Gardu Portal Senjulung 2 agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat apabila sistem pengaman trafo kembali bekerja.

Selain mempercepat pembangunan gardu, PLN Batam terus berkoordinasi dengan perangkat RT/RW dan tokoh masyarakat, sekaligus mengimbau pelanggan untuk sementara mengatur penggunaan listrik pada jam beban puncak hingga gardu baru mulai beroperasi.

Yoga menyampaikan apresiasi kepada perangkat RT/RW, tokoh masyarakat, dan warga Senjulung yang telah mendukung percepatan pembangunan gardu tersebut.

“Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat kondisi ini. PLN Batam terus bergerak cepat agar solusi permanen dapat segera terealisasi. Kami juga memohon dukungan masyarakat untuk sementara waktu dapat mengatur pemakaian listrik, khususnya pada saat beban puncak, hingga gardu baru selesai dibangun dan beroperasi,” kata dia.

PLN Batam memastikan akan terus menyampaikan perkembangan penanganan secara terbuka serta menuntaskan pembangunan gardu baru agar pasokan listrik di wilayah Senjulung, Punggur, dan sekitarnya kembali andal. (red)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |