APPEKNAS Inisiasi Platform Digital Khusus Kontraktor untuk Perkuat Ekosistem Konstruksi Nasional

8 hours ago 3
Ketua Umum DPN APPEKNAS, Fandy Iood, bersama perwakilan Telkomsel dan Koperasi Karyawan Telkomsel (KISEL) di Jakarta, Senin (7/7/2026). (Foto: APPEKNAS)

AlurNews.com – Asosiasi Pengusaha Pelaksana Kontraktor dan Konstruksi Nasional (APPEKNAS) menginisiasi pengembangan platform digital khusus bagi para kontraktor sebagai upaya mendorong transformasi digital di sektor konstruksi dan infrastruktur Indonesia.

Inisiasi tersebut ditandai dengan pertemuan Ketua Umum DPN APPEKNAS, Fandy Iood, bersama perwakilan Telkomsel dan Koperasi Karyawan Telkomsel (KISEL) di Jakarta, Senin (7/7/2026), dalam rangka penjajakan kerja sama pengembangan ekosistem digital bagi pelaku industri konstruksi.

Fandy menyambut positif respons dan dukungan yang diberikan Telkomsel serta KISEL terhadap rencana pembangunan platform digital tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam menciptakan ekosistem digital yang mampu meningkatkan daya saing sektor konstruksi nasional.

“Ekosistem Digital Konstruksi ini akan memberikan pelayanan prima kepada pemilik proyek (project owner), kontraktor, hingga pemasok (supplier) konstruksi dalam membangun triangle economy digital,” ujar Fandy.

Ia menjelaskan, kehadiran platform digital tersebut diharapkan dapat mempermudah kolaborasi antar-pelaku usaha, mempercepat proses bisnis, serta meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pelaksanaan proyek konstruksi.

Dalam pertemuan itu, pihak Telkomsel diwakili oleh Ismu Widodo dan Raymond Sembiring. Sementara dari KISEL hadir Kiky, Ari Ginting, dan Farhan Fajri.

Fandy berharap kerja sama yang sedang dijajaki dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.

“Kerja sama ini diharapkan menjadi bentuk kemitraan yang saling menguntungkan dan dapat segera diimplementasikan,” katanya.

Ia optimistis digitalisasi akan mendorong para kontraktor semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi sehingga mampu menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, efektif, dan profesional.

“Ke depan, kebutuhan akan ekosistem digital akan membuat peran kontraktor semakin melek teknologi, sehingga pelayanan prima melalui digitalisasi benar-benar dapat terwujud,” tutup Fandy. (ib)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |