Batam Jadi Proyek Percontohan SiTaskin Pesisir Nasional

5 hours ago 5
SiTaskin Pesisir NasionalWali Kota Batam Amsakar Achmad saat peluncuran program SiTaskin Pesisir di Sembulang, Galang, Selasa (7/7/2026). Foto: Diskominfo Batam

AlurNews.com – Pemerintah Pusat menunjuk Kota Batam sebagai lokasi perdana peluncuran Program Sinergi Pengentasan Kemiskinan Terpadu Kawasan Pesisir (SiTaskin Pesisir).

Penunjukan ini menjadikan Batam sebagai proyek percontohan nasional dalam upaya mempercepat pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat pesisir.

Peluncuran program berlangsung di Balai Pertemuan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Sembulang, Galang, Selasa (7/7/2026), dihadiri Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf, serta Wakil Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Iwan Sumule.

Baca Juga: Li Claudia: Lansia Batam Harus Sejahtera, Bantuan Akan Terus Diperluas

Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan pengentasan kemiskinan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk menekan angka kemiskinan di Indonesia sehingga kehadiran pemerintah benar-benar mampu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, dikutip dari Media Center Pemko Batam.

Amsakar menyebut Batam saat ini berpenduduk sekitar 1,4 juta jiwa dengan sekitar 68 ribu warga masih masuk kategori miskin. Namun, tingkat kemiskinan berhasil ditekan dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen berkat program bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Di kawasan pesisir, Pemko Batam juga menjalankan berbagai program pemberdayaan, seperti bantuan kapal, alat tangkap, bibit ikan, keramba, hingga perlindungan melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan.

“Kami ingin memastikan masyarakat pesisir tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memperoleh perlindungan,” kata Amsakar.

Sementara itu, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf mengatakan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi masyarakat pesisir.

Program tersebut tidak hanya membangun kawasan permukiman nelayan, tetapi juga mendorong pengolahan hasil perikanan agar memiliki nilai tambah dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Pada 2026, pemerintah menargetkan pembangunan sekitar 1.269 Kampung Nelayan Merah Putih di seluruh Indonesia. Hingga kini, sekitar 100 kampung telah rampung sebagai proyek percontohan sebelum dikembangkan sesuai karakteristik masing-masing daerah.

Wakil Kepala BP Taskin Iwan Sumule mengatakan Batam dipilih sebagai lokasi pertama peluncuran SiTaskin Pesisir karena dinilai memiliki potensi menjadi model nasional pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih.

“Pengentasan kemiskinan harus dilakukan melalui kolaborasi sehingga target yang telah dicanangkan Presiden Prabowo dapat diwujudkan bersama,” ujarnya. (red)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |