Polda Kepri Lestarikan Budaya Melayu Lewat Lomba Berbalas Pantun

5 hours ago 1
Polda Kepri menggelar lomba berbalas pantun dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80. Foto: Humas Polda Kepri

AlurNews.com – Polda Kepulauan Riau menggelar Lomba Berbalas Pantun dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 di Mega Mall Batam Centre, Minggu (21/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri melestarikan budaya Melayu sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.

Lomba yang diikuti 30 peserta dari berbagai daerah di Kepulauan Riau itu berlangsung meriah dan mendapat perhatian tokoh adat, masyarakat, serta unsur pemerintah daerah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Kepri Brigjen Pol Anom Wibowo, Irwasda Polda Kepri, para pejabat utama Polda Kepri, serta Ketua Lembaga Adat Melayu Kota Batam Dato Wira Setia Utama Yang Mulia Raja Haji Muhamad Amin Ibni Raja Haji Muhammad.

Direktur Intelkam Polda Kepri Kombes Pol Agung Budi Leksono mengatakan lomba berbalas pantun bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sarana menjaga warisan budaya Melayu yang menjadi identitas masyarakat Kepulauan Riau.

“Lomba Berbalas Pantun merupakan sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus sebagai upaya melestarikan budaya Melayu yang menjadi identitas Kepulauan Riau,” ujarnya.

Ketua Lembaga Adat Melayu Kota Batam turut mengapresiasi inisiatif Polda Kepri yang menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan sekaligus menjaga tradisi Melayu.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat budaya daerah agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Sementara itu, Wakapolda Kepri Brigjen Pol Anom Wibowo menegaskan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung pelestarian budaya lokal dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya Melayu.

“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah serta menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya Melayu,” katanya.

Menurutnya, kegiatan serupa perlu terus digelar secara berkelanjutan karena tidak hanya memperkuat nilai-nilai budaya, tetapi juga mempererat silaturahmi dan sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta persatuan.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, Jefri dari Pulau Pecung, Belakang Padang berhasil meraih Juara I. Posisi Juara II diraih Abdul Karim dari Pulau Parit, Tanjung Balai Karimun, disusul Wisnu dari Tanjung Uma sebagai Juara III. Sementara Khairul Bahari dari Tanjung Balai Karimun meraih Harapan I. (red)

Read Entire Article
Alur Berita | Malang Hot | Zona Local | Kabar Kalimantan |